Kita berdua duduk berdua, saling mematung.
Pikiran kita berdua entah kemana.
Banyak orang yang lalu lalang, tapi kita seperti memiliki tembok masing-masing.
Kita berdua lelah, lelah untuk berdebat.
Entah apa yang terjadi dengan kita berdua selama hampir satu bulan ini.
Begitu banyak air mata yang aku keluarkan, begitu banyak amarahmu yang keluar dari mulutmu.
Dan dimalam kemarin, kamu berusaha untuk membuatku tertawa kembali.
Kamu lakukan semua cara, tapi aku tetap terdiam.
Aku lelah.
Aku lelah dengan tingkahmu yang mengacuhkan rasa kecewaku dalam berapa minggu ini, kemarin adalah puncaknya.
Lalu kamupun juga menyerah, kau ikut mematung.
Kamu terlihat sangat lelah, kamu yang belum memejamkan matamu sama sekali dihari itu. Terlihat sangat lelah.
Kondisi kita berdua berbenturan, aku yang lelah hati, kamu yang lelah fisik.
Hingga aku membuka mulut, "Terus, mau kamu gimana?"
Tiba-tiba kamu menatapku, matamu berkaca.
Tatapanmu menyaratkan makna yang dalam.
Seperti memiliki ketakutan yang besar.
Ketakutan bahwa aku akan meninggalkanmu.
Baru detik itu aku melihatmu seperti ini,
"Tuhkan aku nangis, maaf jangan marah lagi.."
Suaramu, seperti anak kecil yang meminta maaf kepada temannya karena merusak mainan kesukaannya.
Dan justru didetik itu aku tertawa, tertawa sangat kencang.
Tak aku duga, kamu jagoan aku.
Yang memiliki baret baret dibadanmu, menangis karena aku marah?
Ah ayolah apa dunia ini sudah gila?
"Kamu mah jahat, malah ketawa.."
Ah, jagoanku maafkan aku membuatmu seperti layaknya bayi kecil dimalam itu.
Meskipun setelah kita berpindah tempat dimalam itu, dan sebenernya masih ada rasa kecewa.
Sepanjang jalan menuju taman suropati, saat kepalamu ada dipangkuanku, saat itu aku merasa bahwa kamu adalah lelaki yang paling mencintai aku.
Ah sudahlah malam kemarin, dari aku puncaknya merasakan kecewa yang besar pada akhirnya kamu bisa menghilangkan rasa kecewaku menjadi rasa yang paling bahagia yang aku rasakan.
Yaitu, dicintai kamu begitu dalam.
Dan dari semua hal yang pernah aku rasakan, pernah aku miliki.
Dicintai kamu, adalah bagian favoriteku!

No comments:
Post a Comment