Diam-diam ku menanti semua dengan tenang
Kesenangan kan datang dalam setiap kesabaran
Terus percaya
Ada rahasia di balik semua kejadian
Tak ada sesuatu pun yang benar kebetulan
Terus percaya
Berulang dihajar tak 'kan aku gemetar
Berulang ditinju ku 'kan terus melaju
Reff :
Karena Jagoanku takkan meninggalkanku
Bawaku lewati sakitku
Senangku tenangku damaiku
Kaulah Jagoanku
Since the very long time you are there moon guarding me
From the place that very far you there are watching me
I have a few words that I really wanted to say
Trying sing it to the world and they hear us and they could
No more reason for you to ignore what me want say
No more forget have a chat with me want everyday
We just a stupid human being never believe what we’re seeing
Until a miracle come now you know what I am feeling
Everybody wish you received it with a prayer
There is no word now I can really say ya
Your my guide if I really lost direction
Sometimes me forgot and having no attention
All me life that have change if u say so
You are me light wherever I go I will go
No more worries cause u there moon are watching me
So lucky to have your kindness eternity
Who Am I?
- Shahnaz Vinessya Makawi
- Bekasi, West Java, Indonesia
- She's not a girl, not yet a woman. Love to write everything about her life, enjoying her life with Muhammad Try Prasetyo Hadi Putra. And, yes she's Kopites Indonesia! YNWA Lads!
Thursday, February 28, 2013
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia tertawa, tawanya tidak pernah tak berhasil membuatku tertawa juga.
Toh, punya kekasih harus bisa membuat kita senangkan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia berbicara dengan saya, dia tau bagaimana mengatur kata-kata lembut dan dewasa. Dan cara dia memanggil saya, selalu terdengar lembut.
Toh, punya kekasih harus bisa dewasakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia memperlakukan saya, dia tau dimana waktunya dia memperlakukan saya seperti seorang wanita, atau bahkan seperti adik kecil dan atau seorang kekasih.
Toh, punya kekasih harus bisa menjadi apa sajakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia saat berdoa, sangat terlihat khusyuk dan dia selalu mengajak saya untuk berdoa bersama.
Toh, punya kekasih yang harus bisa menjadi imam kitakan?
Saya suka cara dia tertawa, tawanya tidak pernah tak berhasil membuatku tertawa juga.
Toh, punya kekasih harus bisa membuat kita senangkan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia berbicara dengan saya, dia tau bagaimana mengatur kata-kata lembut dan dewasa. Dan cara dia memanggil saya, selalu terdengar lembut.
Toh, punya kekasih harus bisa dewasakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia memperlakukan saya, dia tau dimana waktunya dia memperlakukan saya seperti seorang wanita, atau bahkan seperti adik kecil dan atau seorang kekasih.
Toh, punya kekasih harus bisa menjadi apa sajakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia menatap saya, tatapannya selalu sukses membuat saya seperti sangat berarti dan paling berharga didunia ini.
Toh, punya kekasih yang harus selalu bangga dengan kitakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia saat berdoa, sangat terlihat khusyuk dan dia selalu mengajak saya untuk berdoa bersama.
Toh, punya kekasih yang harus bisa menjadi imam kitakan?
Apa sih yang kamu suka dari kekasihmu?
Saya suka cara dia mencintai saya, alasannya? Tidak ada.
Toh, mencintai seseorang yang tulus seharusnya tanpa alasankan?
Seperti saya mencintai dia, tanpa alasan.
I just did it.
Sunday, February 24, 2013
Hebat dan Keren!
Dari dulu saya percaya sama kata-kata jodoh itu gak kemana, atau semacam saya sama dia itu magnet. Iya magnet yang akan pada akhirnya bakal bertemu lagi.
Orang lain yang bener-bener gak pernah terpikir bakal ketemu lagi, bakal saling mencintai lagi. Yaitu, kamu.
Tapi, saya pikir, pasangan magnet saya adalah 'dia' yang dari hampir 2 tahun kemarin saya ceritain diblog ini. Tapi Allah punya rencana lain, ternyata magnet yang selama ini saya cari-cari adalah orang lain.
Orang lain yang bener-bener gak pernah terpikir bakal ketemu lagi, bakal saling mencintai lagi. Yaitu, kamu.
Jangankan bakal bertemu sosokmu lagi, kemarin berbulan-bulan lalu saya gak percaya bakal bisa jatuh cinta lagi. Apalagi sampai saya dicintai segini besarnya sama kamu.
Selama bertahun-tahun dipisahin sama jarak dan waktu, bahkan selama ini kita ada dilingkungan yang sama tapi magnet kita belom bisa bertemu. Kita belajar banyak dalam segala hal, banyak mengenal orang, mungkin selama bertahu-tahun ratusan orang baru kita kenal tapi Allah hebat. Allah hebat tetap menemukan kita kembali dari ribuan orang yang pernah kita temuin.
Bahkan, tanpa disengaja kita bertemu saat kita sama-sama terluka.
Iya, dibulan yang sama pula kita berpisah dengan pasangan kita yang terdahulu.
Dan kita berdua sama-sama dikhianati.
Setelah berbulan-bulan juga kita mencoba menutup pintu hati kita, membuat tembok pertahanan supaya tidak bisa ditembus siapapun lagi.
Tapi, sekali lagi Allah itu hebat. Dalam hanya sepatah kata kalimat kita saling menghancurkan tembok yang kita buat masing-masing. Dan kita seperti menemukan jawaban yang selama ini kita cari.
Kamu, sosok yang selama ini saya cari.
Sosok yang menerima saya apa adanya,
sosok yang selalu membuat saya tertawa dengan segala cara,
sosok yang lebih dewasa dibanding saya,
sosok yang penyayang seperti papa saya,
sosok yang bisa disegani oleh mama saya,
sosok yang bisa diterima oleh sahabat-sahabat saya,
sosok yang bisa bertukar pikiran dengan saya,
dan bahkan dia adalah sosok yang bisa membawa saya dekat dengan Allah..
Aaaaaakh semesta keren, Allah itu hebat!
Terimakasih semesta dan pembuatnya yaitu Allah telah menemukan kami kembali, magnet yang selama ini aku cari ternyata adalah kamu.
Sekali lagi Allah itu hebat, dan semesta itu keren! :'>
Wednesday, February 13, 2013
Jilat Ludah Sendiri vs Ketula
" Awas hati-hati ngejilat ludah sendiri"Pasti sering bangetkan denger kata-kata ini?
Apalagi gue.
Atau kata-kata,
"Awas nanti ketula"Sebenernya apa sih kata-kata 'jilat ludah sendiri' sama 'ketula'?
Jilat ludah sendiri itu lebih diartikan seperti lo buang ludah terus lo jilat.
Ya enggalah, jilat ludah sendiri itu lo udah mengungkapkan sesuatu biasanya hal yang lo gak mau lakuin tapi nantinya lo lakuin.
Example, "gue gak akan suka sama film-film romance" terus berapa minggu kemudian lo mewek-mewek nonton twillight dan demen ngikutin.
Ketula?
Ketula itu mirip mirip sama 'jilat ludah sendiri'.
Tapi bedanya, ketula itu misalkan lo ngeledekin temen lo. Nah nantinya lo juga bakal ngerasain hal itu juga.
Example, "hahaha nanti sukurin punya pacar yang doyan selingkuh" terus berapa bulan kemudian pacar lo selingkuh. *mewek dipojokan*
Nah, pasti hampir semua orang pernah 'jilat ludah sendiri' dan 'ketula'.
Termasuk gue..
Gue tuh ya orang yang paling sering ketula, mungkin karena gue orangnya suka ceng cengin orang--,
Masalah jilat ludah sendiri, terkadang gue juga begitu...
Hal yang baru aja gue alami belom lama ini adalah gue sering banget dari dulu bilang begini..
Kalo ada orang yang bilang, "Nes kenapasih gak balikan sama mantan lo? Si *piip* atau *piip*"
Si *piip* dan *piip* itu adalah mantan gue yang udah lama banget putus dari gue.
Gue selalu jawab dengan sok, "Gak ah gue paling gakmau balikan sama mantan yang udah lama, udah hambar rasanya."
Tapi nyatanya sekarrang?
Byeee~
Kalo ketula mah sering banget sampe gue bosen, yang paling terasa sih ya tentang gue sering baget ngecengin Putri sama Au.
Jadi si Aukan tuh ya cemburuan banget sering banget gue ceng-cengin mereka.
Sekarang?
Pras orangnya cemburuan juga.
Byeee~
Intinya sih ya, kita itu harus berhati-hati dalam berucap.
Ini untung aja gue yang menjilat ludah sendirinya dan ketulanya itu masih yang enak-enak coba kalo yang buruk-buruk?
Byee~
So, kita lain kali harus mikir dulu ya sebelum berucap.
Supaya gak berbalik menyerang ke kita.
Mulutmu, Harimau mu.
Watchout your words!
Bye!
Saturday, February 9, 2013
Sometimes, too sweet.
Pras itu, paling suka buat gue gondok.
Serius, jauh dari sebelum gue pacaran sekarang doi udah sering buat gue gondok.
Kalo dulu, dia itu suka bgt pamerin cwe-cwenya doi.
Terus kalo gue udah jawabnya cuma : "Oh, siapa? Baik gak orangnya?"
Which mean gue udah gondok dia langsung merasa puas.
Dan dia hanya melakukan itu ke gue, ke mantan yang lain engga pernah.
Hah!
Kegondokan yang pertama paling gue inget but honestly thats sweet adalah waktu itu gue lagi pergi sama keluarga besar dari bokap.
Gue inget banget dia lagi sakit, Pras itu emang skrg gampang sakit jadi kalo dia udah sakit gue tuh selalu aja mikirnya jadi aneh-aneh..
Terus tiba-tiba dia bbm gini..
"Yang, aku mau jujur sesuatu sama kamu. Tapi aku takut kamu sedih terus nangis disana."
Demi Allah, gue panik setengah mati.
Gue gak mikir dia macem macem sama cwe lain, justru gue mikir kesehatannya doi.
And seriously, gue mikir dia punya penyakit semacem apa gitu ya!!
Gue langsung ijin toilet, ga enak kalo misalkan ternyata gue mau nangis didepan keluarga gue.
Gue telfon berkali-kali gak diangkat, bbm gue ping ping-in gak diread.
Gila makinlah gue panik.
Pas gue balik ke meja makan, gue masih telfonin dia bodo amat deh nangis nangis didepan keluarga gue.
Setelah telfon ke berapa gitu akhirnya dia ngangkat..
Begini percakapannya:
G: Yang kamu ditelfonin keman aja sih?!!
P: Maaf sayang aku lagi nganter mama nih
G: Terus kamu kenapa? Mau jujur apa?
P: Hahaha entar aja yang ga enak ah kamukan lagi ada acara
G: Yang serius udah bodo amat buru apaan!
P: Aku... Cuma mau bilang...
*hening sejenak*
G: Apa yang?
P: Aku sayang sama kamu
G: *diem*
P: Hahahaha yang?
G: Serius ah yang!
P: Beneran yang demi Allah aku mau ngomong itu
G: *gondok*
Terus, ada hal baru yang buat gue gondok berapa hari yang lalu..
Gue lagi telfonan sama dia tuh tengah malem pas monthversary kemaren, udah sweet-sweetan kan yee doa bareng bareng gitu. Nah emang siangnya itu dia abis pergi sama mamanya.
Tiba-tiba dia bilang begini..
P: Yang..
G: Apa yang?
P: Kamu tau gak kenapa aku pusing seharian ini?
G: Kenapa yang? Kamu kecapean?
P: Iya, tapi gak cuma itu aja..
G: Emang kenapa?
P: Jadi gini yang tapi aku takut kamu salah paham.
G: Kenapa yang?
P: Tadi aku ngobrol sama mama tiba-tiba mama bilang gini, "dek, kamu gakusalah pacar pacaran lagi." terus aku bilangkan "emang kenapa ma?" terus mama bilang, "Iya dek udahlah gakusahlah pacaran sama Ines lagi"
G: *diem..*
P: Yang? Kamu kok diem?
G: Iya gpp udah lanjutin aja.
P: Iya terus aku bilangkan, "ma besok tuh annivku sama Ines masa tiba2 aku bilang putus" terus kata mama "ya gak boleh gitulah dek, omongin baik-baik.." terus kata aku, "baik-baik gimana ma?' tau gak kata mama apa yang?
G: Apa yang? *lemes*
P: "Will you marry me?"
G: *diem....*
P: Hahahaha yang mama masa nyuruh begitu yang
G: Yang kamu kok ngeselin
P: Hahahahahaha
G: *gondok*
Pras itu emang sesuatu but sweet.
Dan pernah juga gue gondok sama dia karena malem minggu gak bisa ketemu, gue bukannya mewajibkan malem mingguan terus tapi gue malem mingguan aja baru sekali.
Cuman karena dia emang punya kepentingan yang sangat penting jadi gue harus memaklumi.
Nah sorenya itu dia mamer tuh ke gue, "yang aku lagi makan eskrim nih." gue cuma bilang "ih curang mau dong!!!"
Udah gitu doang, awalnya..
Nah malem dateng, gue akhirnya memutuskan untuk malem mingguan sama Ochi, Andri dan Aa Vicky (adenya Ochi), gue mandi tuh kan..
Nah sebelum mandi gue ijin dulukan, dia langsung nelfon nanya gue dimana. Gue cuma jawab, "ini baru mau mandi yang." terus udahkan gue mandi.
Eh dia nelfon lagi, bawel bet pikir gue.
Begini percakapannya:
P: Hallo kamu dimanasih?
G: Baru selesai mandi yang. entar dulu aku telfon kamu nanti
P: Kamu masih dirumah?
G: Ya masihlah yang
P: Yaudah buruan turun
G: Ha?
P: Aku didepan
G: Yang... Demi apa?
P: Demi Allah makanya turuun
Dan ternyata bener....... Dia nyengir-nyengir dari dalam mobil.
Dan lalu mengeluarkan sekantong plastik dan bilang, "Nih katanya kamu mau eskrim, plus coklat lagi itu"
Aaaaaaaaaaaaaah Prasetyo:"""")
Yaitulah, Pras.
Sederhana, nyebelin, tapi sweet.
Dan gue bener-bener menyukai sosoknya yg kaya gitu.
I love you, Jagoanku!:")
Serius, jauh dari sebelum gue pacaran sekarang doi udah sering buat gue gondok.
Kalo dulu, dia itu suka bgt pamerin cwe-cwenya doi.
Terus kalo gue udah jawabnya cuma : "Oh, siapa? Baik gak orangnya?"
Which mean gue udah gondok dia langsung merasa puas.
Dan dia hanya melakukan itu ke gue, ke mantan yang lain engga pernah.
Hah!
Kegondokan yang pertama paling gue inget but honestly thats sweet adalah waktu itu gue lagi pergi sama keluarga besar dari bokap.
Gue inget banget dia lagi sakit, Pras itu emang skrg gampang sakit jadi kalo dia udah sakit gue tuh selalu aja mikirnya jadi aneh-aneh..
Terus tiba-tiba dia bbm gini..
"Yang, aku mau jujur sesuatu sama kamu. Tapi aku takut kamu sedih terus nangis disana."
Demi Allah, gue panik setengah mati.
Gue gak mikir dia macem macem sama cwe lain, justru gue mikir kesehatannya doi.
And seriously, gue mikir dia punya penyakit semacem apa gitu ya!!
Gue langsung ijin toilet, ga enak kalo misalkan ternyata gue mau nangis didepan keluarga gue.
Gue telfon berkali-kali gak diangkat, bbm gue ping ping-in gak diread.
Gila makinlah gue panik.
Pas gue balik ke meja makan, gue masih telfonin dia bodo amat deh nangis nangis didepan keluarga gue.
Setelah telfon ke berapa gitu akhirnya dia ngangkat..
Begini percakapannya:
G: Yang kamu ditelfonin keman aja sih?!!
P: Maaf sayang aku lagi nganter mama nih
G: Terus kamu kenapa? Mau jujur apa?
P: Hahaha entar aja yang ga enak ah kamukan lagi ada acara
G: Yang serius udah bodo amat buru apaan!
P: Aku... Cuma mau bilang...
*hening sejenak*
G: Apa yang?
P: Aku sayang sama kamu
G: *diem*
P: Hahahaha yang?
G: Serius ah yang!
P: Beneran yang demi Allah aku mau ngomong itu
G: *gondok*
Terus, ada hal baru yang buat gue gondok berapa hari yang lalu..
Gue lagi telfonan sama dia tuh tengah malem pas monthversary kemaren, udah sweet-sweetan kan yee doa bareng bareng gitu. Nah emang siangnya itu dia abis pergi sama mamanya.
Tiba-tiba dia bilang begini..
P: Yang..
G: Apa yang?
P: Kamu tau gak kenapa aku pusing seharian ini?
G: Kenapa yang? Kamu kecapean?
P: Iya, tapi gak cuma itu aja..
G: Emang kenapa?
P: Jadi gini yang tapi aku takut kamu salah paham.
G: Kenapa yang?
P: Tadi aku ngobrol sama mama tiba-tiba mama bilang gini, "dek, kamu gakusalah pacar pacaran lagi." terus aku bilangkan "emang kenapa ma?" terus mama bilang, "Iya dek udahlah gakusahlah pacaran sama Ines lagi"
G: *diem..*
P: Yang? Kamu kok diem?
G: Iya gpp udah lanjutin aja.
P: Iya terus aku bilangkan, "ma besok tuh annivku sama Ines masa tiba2 aku bilang putus" terus kata mama "ya gak boleh gitulah dek, omongin baik-baik.." terus kata aku, "baik-baik gimana ma?' tau gak kata mama apa yang?
G: Apa yang? *lemes*
P: "Will you marry me?"
G: *diem....*
P: Hahahaha yang mama masa nyuruh begitu yang
G: Yang kamu kok ngeselin
P: Hahahahahaha
G: *gondok*
Pras itu emang sesuatu but sweet.
Dan pernah juga gue gondok sama dia karena malem minggu gak bisa ketemu, gue bukannya mewajibkan malem mingguan terus tapi gue malem mingguan aja baru sekali.
Cuman karena dia emang punya kepentingan yang sangat penting jadi gue harus memaklumi.
Nah sorenya itu dia mamer tuh ke gue, "yang aku lagi makan eskrim nih." gue cuma bilang "ih curang mau dong!!!"
Udah gitu doang, awalnya..
Nah malem dateng, gue akhirnya memutuskan untuk malem mingguan sama Ochi, Andri dan Aa Vicky (adenya Ochi), gue mandi tuh kan..
Nah sebelum mandi gue ijin dulukan, dia langsung nelfon nanya gue dimana. Gue cuma jawab, "ini baru mau mandi yang." terus udahkan gue mandi.
Eh dia nelfon lagi, bawel bet pikir gue.
Begini percakapannya:
P: Hallo kamu dimanasih?
G: Baru selesai mandi yang. entar dulu aku telfon kamu nanti
P: Kamu masih dirumah?
G: Ya masihlah yang
P: Yaudah buruan turun
G: Ha?
P: Aku didepan
G: Yang... Demi apa?
P: Demi Allah makanya turuun
Dan ternyata bener....... Dia nyengir-nyengir dari dalam mobil.
Dan lalu mengeluarkan sekantong plastik dan bilang, "Nih katanya kamu mau eskrim, plus coklat lagi itu"
Aaaaaaaaaaaaaah Prasetyo:"""")
Yaitulah, Pras.
Sederhana, nyebelin, tapi sweet.
Dan gue bener-bener menyukai sosoknya yg kaya gitu.
I love you, Jagoanku!:")
Wednesday, February 6, 2013
God always give the best plan for us.
Halluha.
Long time not telling you about my days..
Sebenernya sih, bukan gakmau, cuman dari kemaren laptop dikuasain abang gue jadi begitulah..
Mau buat post ini gara-gara tweetnya teh Falla..
Kehidupan gue yang sekarang, jauh dari apa yang gue rencanain.
Time flies too fast..
Masih ada bukti nyata apa yang gue pinginin dibulan Februari tahun lalu..
Pasti ya, kalo misalkan waktu itu bayangan gue tahun depan.
Pasti gak jauh jauh dari wish gue di tahun itu.
Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain..
Gue kalo lagi bengong-bengong cantik dikasur, suka mikir kalo 1 tahun lalu gak kebayang bakal begini..
Ya memang mungkin tahun lalu, gue membayangkan akan tetap bersama yang lama, memiliki segudang rencana tapi nyatanya Tuhan gak menghendaki.
Gue kalo lagi bengong suka mikir, kenapa ya gue dulu tuh bodohnya setengah mati.
Melakukan hal hal bodoh, kadang udah tau itu gak akan terlaksana tapi masih aja dipaksain.
Contoh aja, gue memaksakan perasaan gue untuk terus-terusan disakitin sama orang yg dulu bilang akan setia sama gue. Yang jelas-jelas sudah menghancurkan kepercayaan gue berkali-kali.
Tapi gue tetep aja pertahanin..
Bodoh memang, tapi itulah kebaikan Tuhan.
Kenapa gue bilang itu kebaikan Tuhan?
Mungkin 2012 adalah tahun dimana gue diombang ambing, seriously.
Gue ngerasain dimana yang namanya dikasih harapan berkali-kali, dikhianatin berkali-kali, di injek-injek berkali-kali, disakitin, dibodoh-bodohi sama orang yang sama.
Bahkan sampe tahun kemaren abis, gue masih ngerasain sakit yang bener-bener sakit.
Bener-bener Tuhan itu sayang sama gue.
Loh bingung kenapa gue bilang Tuhan sayang sama gue?
Still remember my qoutes?
Rasa sakit adalah pelajaran paling berharga.
Dan, gue alhamdulillahnya adalah gue sampe sekarang gak menyesal telah melakukan apa yang gue bilang tadi 'memaksakan perasaan gue' karena kalo waktu itu gue gak seperti itu mungkin gue gak dapetin pelajaran yang paling berharga ini.
Dan gue, mungkin gak akan ketemu sama orang yang sekarang ada disamping gue buat membuat suatu rencana baru, kalo gue gak ngerasain sakit yang gue dapetin tahun lalu.
Yup, Jagoanku.
Mungkin kalo kata Pras, kita gak usah muluk-muluk dulu.
Karena..
Dan satu hal lagi, memang tahun lalu gue gak kebayang bakal terjadi seperti ini.
Cuman, gue bersyukur bahwa Tuhan ternyata punya rencana yang lebih indah dari yang gue bayangin.
God always give the best plan for us.
Setidaknya semua air mata yang gue keluari tahun lalu, terbayar lunas dengan tawa dan rasa bahagia yang gue dapati sekarang.
Thanks God.
Long time not telling you about my days..
Sebenernya sih, bukan gakmau, cuman dari kemaren laptop dikuasain abang gue jadi begitulah..
Mau buat post ini gara-gara tweetnya teh Falla..
"Tepat 1 tahun lalu, apakah kamu pernah membayangkan apa yang dirasakan hari ini?" - @falla_adindaKalo di inget-inget satu tahun lalu, dan yang gue baca dari post diblog ini.
Kehidupan gue yang sekarang, jauh dari apa yang gue rencanain.
Time flies too fast..
Masih ada bukti nyata apa yang gue pinginin dibulan Februari tahun lalu..
"Pingin dipelancar bisnisnya. Pingin makin anget sama Pii. Pingin apa yg gue pingin gak tercapai bulan lalu kecapai dibulan februari. Amin" - post gue bulan Februari tahun laluDitahun lalu, yang kecapai cuma yang pertama sisanya? No hope..
Pasti ya, kalo misalkan waktu itu bayangan gue tahun depan.
Pasti gak jauh jauh dari wish gue di tahun itu.
Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain..
Gue kalo lagi bengong-bengong cantik dikasur, suka mikir kalo 1 tahun lalu gak kebayang bakal begini..
Ya memang mungkin tahun lalu, gue membayangkan akan tetap bersama yang lama, memiliki segudang rencana tapi nyatanya Tuhan gak menghendaki.
Gue kalo lagi bengong suka mikir, kenapa ya gue dulu tuh bodohnya setengah mati.
Melakukan hal hal bodoh, kadang udah tau itu gak akan terlaksana tapi masih aja dipaksain.
Contoh aja, gue memaksakan perasaan gue untuk terus-terusan disakitin sama orang yg dulu bilang akan setia sama gue. Yang jelas-jelas sudah menghancurkan kepercayaan gue berkali-kali.
Tapi gue tetep aja pertahanin..
Bodoh memang, tapi itulah kebaikan Tuhan.
Kenapa gue bilang itu kebaikan Tuhan?
Mungkin 2012 adalah tahun dimana gue diombang ambing, seriously.
Gue ngerasain dimana yang namanya dikasih harapan berkali-kali, dikhianatin berkali-kali, di injek-injek berkali-kali, disakitin, dibodoh-bodohi sama orang yang sama.
Bahkan sampe tahun kemaren abis, gue masih ngerasain sakit yang bener-bener sakit.
Bener-bener Tuhan itu sayang sama gue.
Loh bingung kenapa gue bilang Tuhan sayang sama gue?
Still remember my qoutes?
"Ingetlah, semakin lo di uji sama Allah itu artinya lo semakin disayang sama Allah." - Inessya, 19 tahun, selalu di uji Allah.Dan satu lagi yang harus kita ketahui,
"Pelajaran paling berharga adalah rasa sakit yang kita dapati." - Inessya, 19 tahun, kenyang sama rasa sakit ditahun 2012.Yup, that's right.
Rasa sakit adalah pelajaran paling berharga.
Dan, gue alhamdulillahnya adalah gue sampe sekarang gak menyesal telah melakukan apa yang gue bilang tadi 'memaksakan perasaan gue' karena kalo waktu itu gue gak seperti itu mungkin gue gak dapetin pelajaran yang paling berharga ini.
Dan gue, mungkin gak akan ketemu sama orang yang sekarang ada disamping gue buat membuat suatu rencana baru, kalo gue gak ngerasain sakit yang gue dapetin tahun lalu.
Yup, Jagoanku.
Mungkin kalo kata Pras, kita gak usah muluk-muluk dulu.
Karena..
"Kita yang berencana, Tuhan yang menghendaki." - Pras, 19 tahun, Jagoanku.Memang sih kita udah punya segudang rencana, dan ya cuma Tuhan yang tau itu bakal terjadi apa engga.
Dan satu hal lagi, memang tahun lalu gue gak kebayang bakal terjadi seperti ini.
Cuman, gue bersyukur bahwa Tuhan ternyata punya rencana yang lebih indah dari yang gue bayangin.
God always give the best plan for us.
Setidaknya semua air mata yang gue keluari tahun lalu, terbayar lunas dengan tawa dan rasa bahagia yang gue dapati sekarang.
Thanks God.
Sunday, February 3, 2013
Teruntukmu, Jagoanku.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, bukanlah seseorang yang baru didalam hidupku.
Dan kamu, menjelma menjadi orang yang penting untukku hidupku sekali lagi.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, yang datang disaat aku ada didasar paling bawah.
Dan kamu, yang menarikku dari sisi kelamku.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, yang membuatku merasa bahwa akulah manusia paling beruntung.
Karena kamu, selalu mencoba untuk membuat bibirku ini membuat suatu lengkugan indah.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, adalah alasan dimana aku menitikan air mata dikala aku bersyukur.
Karena kamu, datang disaat aku memanjatkan 1000 doa setiap harinya kepada Tuhan.
Teruntukmu, jagoanku.
Maafkan aku telah membuatmu membunuh ke egoisanmu.
Hanya untuk aku merasa menang dan lega.
Teruntukmu, jagoanku.
Maafkan aku telah mengusik setiap malammu.
Hanya untuk mendengarkan keluh kesah bahkan hal tidak penting dari ceritaku.
Teruntukmu, jagoanku.
Terimakasih atas segala caramu hanya untuk membuatku tertawa dikala sedih.
Dan menangis dikala kamu mengingatkanku bahwa aku harus bersyukur.
Teruntukmu, jagoanku.
Terimakasih telah mencoba menjadi lelaki idamanku.
Dan mencoba untuk menjadi lelaki paling peka hanya untuk membuatku merasa puas.
Teruntukmu, jagoanku.
Aku mungkin bukanlah wanita paling tercantik dan terideal untukmu.
Tapi kamu selalu membanggakanku didepan orang-orang, terimakasih.
Teruntukmu, jagoanku.
Aku mungkin selalu membuatmu marah karena aku terlalu manja dan menganggumu.
Tapi kamu selalu menanggapiku dengan tenang dan tetap tersenyum untukku, terimakasih.
Dan, teruntukmu, Prasetyo, Jagoanku.
Terimakasih atas 30 harinya, 720 jamnya, 43200 menitnya, dan 2592000 detiknya yang telah kita lalui.
Tawanya, tangisnya, senangnya, sedihnya, emosinya, ketenangannya dan segalanya yang kita lalui.
Mungkin, semua orang memandang kita rendah.
Mungkin, semua orang menaggap kita tabu.
Tapi, aku dan kamu dan kita.
Percaya, bahwa kita bisa berjalan bersama sampai garis terakhir.
Selamat tanggal 5 yang pertama, Prasetyo, Jagoanku.
Dan teruntukmu yang terakhir, Jagoanku.
Aku mencintaimu.
Kamu, bukanlah seseorang yang baru didalam hidupku.
Dan kamu, menjelma menjadi orang yang penting untukku hidupku sekali lagi.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, yang datang disaat aku ada didasar paling bawah.
Dan kamu, yang menarikku dari sisi kelamku.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, yang membuatku merasa bahwa akulah manusia paling beruntung.
Karena kamu, selalu mencoba untuk membuat bibirku ini membuat suatu lengkugan indah.
Teruntukmu, jagoanku.
Kamu, adalah alasan dimana aku menitikan air mata dikala aku bersyukur.
Karena kamu, datang disaat aku memanjatkan 1000 doa setiap harinya kepada Tuhan.
Teruntukmu, jagoanku.
Maafkan aku telah membuatmu membunuh ke egoisanmu.
Hanya untuk aku merasa menang dan lega.
Teruntukmu, jagoanku.
Maafkan aku telah mengusik setiap malammu.
Hanya untuk mendengarkan keluh kesah bahkan hal tidak penting dari ceritaku.
Teruntukmu, jagoanku.
Terimakasih atas segala caramu hanya untuk membuatku tertawa dikala sedih.
Dan menangis dikala kamu mengingatkanku bahwa aku harus bersyukur.
Teruntukmu, jagoanku.
Terimakasih telah mencoba menjadi lelaki idamanku.
Dan mencoba untuk menjadi lelaki paling peka hanya untuk membuatku merasa puas.
Teruntukmu, jagoanku.
Aku mungkin bukanlah wanita paling tercantik dan terideal untukmu.
Tapi kamu selalu membanggakanku didepan orang-orang, terimakasih.
Teruntukmu, jagoanku.
Aku mungkin selalu membuatmu marah karena aku terlalu manja dan menganggumu.
Tapi kamu selalu menanggapiku dengan tenang dan tetap tersenyum untukku, terimakasih.
Dan, teruntukmu, Prasetyo, Jagoanku.
Terimakasih atas 30 harinya, 720 jamnya, 43200 menitnya, dan 2592000 detiknya yang telah kita lalui.
Tawanya, tangisnya, senangnya, sedihnya, emosinya, ketenangannya dan segalanya yang kita lalui.
Mungkin, semua orang memandang kita rendah.
Mungkin, semua orang menaggap kita tabu.
Tapi, aku dan kamu dan kita.
Percaya, bahwa kita bisa berjalan bersama sampai garis terakhir.
Selamat tanggal 5 yang pertama, Prasetyo, Jagoanku.
Dan teruntukmu yang terakhir, Jagoanku.
Aku mencintaimu.
Subscribe to:
Posts (Atom)