Who Am I?

My photo
Bekasi, West Java, Indonesia
She's not a girl, not yet a woman. Love to write everything about her life, enjoying her life with Muhammad Try Prasetyo Hadi Putra. And, yes she's Kopites Indonesia! YNWA Lads!

Friday, May 24, 2013

Please, stay.

Puncak, 21 May 2013.







 " I just too happy to wasting my time with you, so please stay like this, forever." - Inessya

Aneh.

Saya itu orangnya gendut, tukang makan bgt.
Tapi termasuk orang yg pilih makanan, jadi saya itu banyak maunya.
Kadang mau ini mau itu, dan kalo udah mau sesuatu ish harus bisa di iya-in.
Kalo gak bisa? Pasti ngambek.

Iya, saya ini ngambekkan bgt.
Lebih tepatnya manja, manjanya bukan sembarangan manja.
Bukan manja yg gimana-gimana, saya juga manja liat orang. Bahkan ke orangtua saya, saya gak bisa manja. Anehkan?
Boleh tanya orangtua saya deh kalo gak percaya.

Saya juga orangnya tuh kulitnya gak putih bersih, terus gak tinggi juga, boleh tanya sama orang yg sering liat saya.
Saya juga orangnya berisik, serius ini tanya deh semua orang juga tau Ines itu bawelnya setengah hidup.
Orang kadang suka capek ngadepin saya, katanya gak bisa gak berhenti ngomong bahkan sama orang yg baru kenal.
Udah gitu, saya itu orangnya pecicilan, BANGET.
Orang sampe geleng-geleng kepala ngeliat tingkah saya.

Tingkah saya? Kaya anak kecil bgt, terkadang.
Suka gelendotan sana sini, tapi sama orang yg bisa buat saya nyaman.
Terus saya juga suka digendong. Heran?

Saya juga heran padahal umur saya mau 20 tahun.
Masih banyak yg lebih aneh dengan saya.
Saya sendiri juga kadang suka bingung kok bisa ada orang seperti saya.

Tapi, yang lebih heran.
Ada orang yg mau sama saya.
Iya, orang ini hebatnya luar biasa, menurut saya.
Karena mungkin kalo saya jadi dia, dia jadi saya.
Pasti susah, dan mungkin gakmau.
Tapi dia? Dia malah senang dengan saya yang aneh ini.

Yang dulu-dulu?
Bukannya karena sekarang saya sama dia terus yang dulu-dulu gak nerima.
Nerima kok, tapi kayaknya gak kuat.

Terus mau bilang karena ini baru awal?
Biasanya sih ya, sebelum sama dia saya pasti gak ngeluarin semua sifat dan kelakuan diatas pas awal pacaran.
Sama dia beda.
Dan dia kuat, baru mau 5 bulan sih.
Tapi serius, dia kuat.
Seperti yang saya bilang, kalo saya jadi dia, dia jadi saya.
Saya sih... Tau deh.

Sama dia.
Saya bisa jadi diri saya sendiri.
Saya yg begini anehnya dia mau sama saya.
Bahkan dia selalu bilang, dia mencintai saya yg seperti ini.

Basi? Terserah kalian. Yang jelas kata dia yang saya tau.
" Justru kita ciptain yg ngga sempurna jadi sempurna." - Prasetyo.

Karena dengan saya yg aneh ini, bersama dia. Saya menjadi sempurna.

Sunday, May 19, 2013

And love is...

"Because love never say hello when it comes" - Inessya
Banyak yang bilang, kalo mau pacaran pdkt dulu yang lama. Buat buktiin seberapa besar cinta itu. Ada juga yang bilang, ngapain pdkt lama-lama, nanti keburu basi.

Semua tergantung statement orang sih, kalo gue malah terkadang tergantung mood.

Tapi, terakhir gue nerima orang tanpa babibubebo. Kapan ya... Pernah gak ya dulu?
Rasanya engga pernah, pasti ada lah waktu buat mengenal si dianya lebih lama.

Tapi ya... Kali ini beda.
Kenapa diawal post gue naro qoutes seperti itu?
Iya, itu yang terjadi dengan gue.

Gue sama Pras, tiba tiba langsung main jadian aja, berasa kita udah saling cinta.
Gak ada pdkt, gak ada babibubebonya.

Gue sama Pras tuh kaya dijodohin tapi gak ada orang yang ngejodohinnya.
Ngerti gak?

Kan cinta yang tanpa babibubebo main kita terima gitu ya, kaya dijodohinkan?
Lo gak punya pasangan, dia gakpunya. Terus orangtua kita ngejodohin dan langsung nikah. Semacem itukan?
Nah, bedanya gue sama Pras, yang berperan jd 'orangtua' seperti yang diatas itu gak ada. Ada sih, Allah.
Dan tentunya gak langsung nikah juga--, Itumah nanti, amin

Itulah kenapa gue bilang, "because love never say hello"
Karena Pras ngambil hati gue gak pake assalamualikum dulu, langsung aja seenak udelnya.
"Because love comes without being invited" - Prasetyo.
Jadi ceritanya qoutes gue yg diatas dibales sama Pras hahaha
And, thats true. Love comes without being invited.
Ya itu cinta, datang tanpa assalamualikum dan gak diundang.
Hebat ya?

And the last words for this post from my man.
"Love is never tired." - Prasetyo, Jagoan aku.


Friday, May 10, 2013

Please, promise me..

Hidup itu adil, dan Tuhan itu hebat.

Waktu terus berjalan, sampai kadang aku merasa ada yang mempercepat waktu.

Detik demi detik,
Menit demi menit,
Jam demi jam,
Dan hari demi hari.

Menghabiskan waktu denganmu memang tidak hanya sekedar kebahagiaan.
Tentu ada goresan-goresan yang kamu lukis dicerita kita.

Tapi, hal yang paling aku syukuri adalah aku bisa memberi waktu hidupku untukmu.
Aku tidak tau seberapa lama waktu hidupku, begitu juga dirimu.

Tapi satu hal yang pasti, tolong..

Tolong berjanji padaku, untuk tetap berada disebelahku, meski nanti banyak orang yang berusaha memisahkan kita..
Tolong berjanji padaku, untuk tetap ikut tertawa dikala aku tertawa bahagia, karena kebahagianku adalah punyamu begitu juga sebaliknya.
Tolong berjanji padaku, untuk tetap memeluk erat badanku, bila nanti aku akan terjatuh..
Tolong berjanji padaku, kau tetap akan dengan bangga mengenggam erat tanganku, meskipun aku sudah tidak secantik dulu..

Mencintaimu saja sudah seperti kado terindah yang diberi Tuhan.
Tapi, dicintai dirimu lebih dari anugerah terindah yang diberikan Tuhan..

Dan permintaanku yang terakhir, tetaplah mencintai aku sampai akhir perjalanan kita nanti...

Tuesday, May 7, 2013

Istilah tentang LFC..

Buat fans liverpool nih biar ngerti istilah-istilahnya, sekalian nambah pengetahuan:


  • LIVERPUDLIAN: warga kota Liverpool, penduduk yang memiliki KTP Liverpool. Tidak harus bersuku bangsa/ berlogat Scouse. Ini sama seperti penduduk kota Bandung  tidaklah harus seorang bersuku  Sunda.
  • EVERTONIAN: julukan bagi Liverpudlian (warga kota Liverpool) yang mendukung Everton Football Club. Kerap disebut sebagai Merseyside Blue.
  • MERSEYSIDE: ini merupakan "state", wilayah diInggris, seperti layaknya provinsi Sumatera Selatan di Indonesia. Kota Liverpool terletak di area. Merseyside ini. Seperti halnya kota Palembang terletak di Sumatera Selatan.
  • SCOUSE: sub-racial, merupakan suku bangsa yang berlogat. Seperti halnya Palembang, Sunda, Jawa, Batak, Manado, Padang, Ambon, dll. Individunya/orangnya disebut sebagai Scouser. Seorang Scouser tidak harus menjadi Liverpudlian (warga kota Liverpool), sama halnya seperti seorang Batak tidaklah harus tinggal di kota Medan/ di daerah Sumatera Utara. Dan seorang Scouser tidak berarti bahwa dia pendukung LFC, ataupun EFC, dll. Mungkin saja dia bahkan tidak suka olahraga sepakbola. Ini sama halnya seperti: belum tentu orang Palembang mencintai SFC, bahkan mungkin belum tentu dia suka olahraga sepakbola.
  •  KOPITES: istilah bagi pendukung Liverpool Football Club (LFC). Individu: Kopite. Bentuk jamak: Kopites. Cara membaca: Kopayt, dan bentuk jamak: Kopayts. Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kalian fans (penggemar) LFC? Ataukah kalian merasa sebagai pendukung LFC? Julukan Kopites bermakna sebagai supporter (pendukung)
  •  WOOLS: bahasa Scouse, berarti: pendukung LFC yang berasal dari luar kota Liverpool, dan atau bahkan dari luar negeri. Wools kerap menjadi ejekan, karena dianggap sebagai pendukung layar kaca garis keras (pendukung LFC lewat TV, bukan rutin datang ke stadion).
  • URCHINS: berbeda dengan bahasa Inggris, dalam slang word Scouse, kata Urchins berarti anak jalanan. Dan karena budaya sepakbola di Inggris sudah sangat mengakar, maka biasanya anak2 jalanan ini penggila sepakbola, pendukung garis keras, dijaman dahulu siap membunuh fans lawan. Mirip dengan kondisi atmosfir olahraga dalam negeri kita saat ini kan? Hehehe
  • THE URCHINS LFC: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
  •  MEN OF SHANKLY: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
  •  THE RED AND WHITE KOP: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
  • THE KOP: disebut juga Spion Kop. Nama dari salah satu tribun di stadion Anfield. Yang lainnya bernama: Main Stand, Anfield Road, Centenary Stand. Seluruh penonton wajib duduk saat menonton, namun para Kopites yang berada di tribun atas The Kop selalu berdiri, menyanyi, dan para Stewards (Satpam) sudah lelah menyuruh mereka menonton dengan sopan.
  •  TRAVELING KOP: julukan bagi Kopites yang "uji nyali", menonton LFC bertanding di kandang lawan, namun tetap nekad beratribut jersey - scarf LFC. Jadi jika ada member BIGREDS IOLSC yang menonton lintas regional, sebenarnya tidak bisa disebut Traveling Kop. Jika kalian menonton LFC v MUFC dikandang nonbar anak2 fans ManUtd, dan kalian tetap nekad berani mengenakan atribut LFC, maka itulah Traveling Kop! Makna aslinya: Kopites yang menonton ke Old Trafford, atau Stamford Bridge, misalnya.
  •  THE ALBERT: nama sebuah Pub terkenal yang terletak tepat didepan Paisley Gates, pintu masuk menuju THE KOP. Para Kopites yang tak kebagian tiket biasanya nonbar LFC disana. Namun, kini ada banyak Pub lain, sehingga jumlah penonton yang hadir nonbar di The Albert menjadi menurun kwantitasnya.
  •  LIVERBIRD: lambang kota Liverpool. Merupakan burung langka yang hidup di perairan Merseyside. Berwarna merah, dan memakan ganggang kering. Liverbird BUKANLAH Heron Bird (burung bango/ bangau). Jadi jika ada fans tim lawan yang menghina LFC sebagai tim burung bango/ bangau, maka jelaskanlah: A LIVERBIRD IS NOT A HERON BIRD!
YNWA!

Sumber

Howlla!~

Holla! Long time not telling my story in this place...

Banyak cerita, banyak janji janji post yang (seharusnya) ingin gue tulis...

Dari tanggal 5 bulan lalu, sampai tanggal 5 bulan sekarang.
Dari banyak dapat kebahagiaan, sampai banyak juga masalahnya.
Ya namanya juga hidup =))

Oh ya sebelumnya gue mau mengucapkan terimakasih for all the readers!
Sebenernya gue janji sama diri gue sendiri kalo pageviews gue udah nyentuh 20.000 gue mau bahas post-post yang paling rame dibaca, sampai yang paling jarang dibaca :D
Tau-tau ternyata skrg udah nyentuh hampir 21.000 hehehe buat blogger macam gue ini udah seneng banget. Soalnya ya kalian tau, blog gue hanya isi curhat-curhatan gak penting hehehe
Jadi, nanti gue bakal buat post tentang post-post terseru!

Ok, back to topic.
So, gue sama Pras sudah menjalani 4 bulan.
Yup, cepet ya?
Alhamdulillah alhamdulillah, gak berhenti ucap syukur..

Cerita awal dulu deh waktu tiga bulanan kemaren, tadinya mau ice skate tapi gak jadi karena Dimas a.k.a Bocil ada masalah gitu.
Ada ajaaa lagi anniv sempet-sempetnya ada masalah..
Jadi harus diselesain dulu deh, dan akhirnya gue, Pras, Doni, dan Dimas cuma makan di skydinning.

Nah, 4 bulanan kemaren begitu juga..
Ada masalah juga.. Jadi gak terasa sama sekali annivnya-,-

Nah yang gue mau ceritain itu adalah pelajaran dan pengalaman apa yang gue dapet selama pacaran sama Pras.
Pacaran sama Pras pelajaran yang gue dapet adalah 'Kekeluargaan'.
Like seriously, dari awal pacaran Pras sudah menceritakan 'keluarga keduanya' dan waw guepun terkesima dengan ceritanya.. Dan saat gue dibawa ke mereka, gue bener-bener ngerasain hal itu.

Jadi, ada sebuah perkumpulan atau lebih enak dipanggil keluarga yang baru ganti nama dari gangbang menjadi SAW.
Hahahaha sebenernya ini cuma buat asik-asikkan aja, gak ada niat yg lain kecuali mempererat kekeluargaan.
SAW terdiri banyak. Guepun gak tau pastinya berapa-_-
Yang jelas pembina SAW terdiri dari:
Bang Adhi, Kak Inang, Bang Ully, dan Bang Borjong.
Untuk anggotanya? Buat saat ini gue belom bisa nyebutin pastinya..
Yang jelas Pras, Doni, Dimas, Dwiki, Rentem, Savero, Bang Rendut, Alivia, Nay, Syifa, Jenny, Audy, Catya dan yang lain-lain.
Pada intinya semua itu keluarga, dan gue merasakan hal itu..
I'm really glad to know them, bersyukur sekali kenal mereka.

Next gue akan menjelaskan lebih detail tentang mereka, janji.
Tunggu aja liburan kita, nanti gue ceritain deh :3

Lalu apa lagi ya?
Kuliah? Hoam sudah mau UAS dan gue malah makin males, doain aja gue semangat ya.. Tinggal 2 minggu lagi padahal ha ha ha ha makasih perbanas!

Ya syudah segitu dulu, nanti lanjut lagi kalo ada waktu:* (sok sibuk)

Thankyou for read, and see you in the next post.
With Love, Inessya xoxo