- LIVERPUDLIAN: warga kota Liverpool, penduduk yang memiliki KTP Liverpool. Tidak harus bersuku bangsa/ berlogat Scouse. Ini sama seperti penduduk kota Bandung tidaklah harus seorang bersuku Sunda.
- EVERTONIAN: julukan bagi Liverpudlian (warga kota Liverpool) yang mendukung Everton Football Club. Kerap disebut sebagai Merseyside Blue.
- MERSEYSIDE: ini merupakan "state", wilayah diInggris, seperti layaknya provinsi Sumatera Selatan di Indonesia. Kota Liverpool terletak di area. Merseyside ini. Seperti halnya kota Palembang terletak di Sumatera Selatan.
- SCOUSE: sub-racial, merupakan suku bangsa yang berlogat. Seperti halnya Palembang, Sunda, Jawa, Batak, Manado, Padang, Ambon, dll. Individunya/orangnya disebut sebagai Scouser. Seorang Scouser tidak harus menjadi Liverpudlian (warga kota Liverpool), sama halnya seperti seorang Batak tidaklah harus tinggal di kota Medan/ di daerah Sumatera Utara. Dan seorang Scouser tidak berarti bahwa dia pendukung LFC, ataupun EFC, dll. Mungkin saja dia bahkan tidak suka olahraga sepakbola. Ini sama halnya seperti: belum tentu orang Palembang mencintai SFC, bahkan mungkin belum tentu dia suka olahraga sepakbola.
- KOPITES: istilah bagi pendukung Liverpool Football Club (LFC). Individu: Kopite. Bentuk jamak: Kopites. Cara membaca: Kopayt, dan bentuk jamak: Kopayts. Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kalian fans (penggemar) LFC? Ataukah kalian merasa sebagai pendukung LFC? Julukan Kopites bermakna sebagai supporter (pendukung)
- WOOLS: bahasa Scouse, berarti: pendukung LFC yang berasal dari luar kota Liverpool, dan atau bahkan dari luar negeri. Wools kerap menjadi ejekan, karena dianggap sebagai pendukung layar kaca garis keras (pendukung LFC lewat TV, bukan rutin datang ke stadion).
- URCHINS: berbeda dengan bahasa Inggris, dalam slang word Scouse, kata Urchins berarti anak jalanan. Dan karena budaya sepakbola di Inggris sudah sangat mengakar, maka biasanya anak2 jalanan ini penggila sepakbola, pendukung garis keras, dijaman dahulu siap membunuh fans lawan. Mirip dengan kondisi atmosfir olahraga dalam negeri kita saat ini kan? Hehehe
- THE URCHINS LFC: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
- MEN OF SHANKLY: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
- THE RED AND WHITE KOP: organisasi non resmi pendukung Liverpool FC.
- THE KOP: disebut juga Spion Kop. Nama dari salah satu tribun di stadion Anfield. Yang lainnya bernama: Main Stand, Anfield Road, Centenary Stand. Seluruh penonton wajib duduk saat menonton, namun para Kopites yang berada di tribun atas The Kop selalu berdiri, menyanyi, dan para Stewards (Satpam) sudah lelah menyuruh mereka menonton dengan sopan.
- TRAVELING KOP: julukan bagi Kopites yang "uji nyali", menonton LFC bertanding di kandang lawan, namun tetap nekad beratribut jersey - scarf LFC. Jadi jika ada member BIGREDS IOLSC yang menonton lintas regional, sebenarnya tidak bisa disebut Traveling Kop. Jika kalian menonton LFC v MUFC dikandang nonbar anak2 fans ManUtd, dan kalian tetap nekad berani mengenakan atribut LFC, maka itulah Traveling Kop! Makna aslinya: Kopites yang menonton ke Old Trafford, atau Stamford Bridge, misalnya.
- THE ALBERT: nama sebuah Pub terkenal yang terletak tepat didepan Paisley Gates, pintu masuk menuju THE KOP. Para Kopites yang tak kebagian tiket biasanya nonbar LFC disana. Namun, kini ada banyak Pub lain, sehingga jumlah penonton yang hadir nonbar di The Albert menjadi menurun kwantitasnya.
- LIVERBIRD: lambang kota Liverpool. Merupakan burung langka yang hidup di perairan Merseyside. Berwarna merah, dan memakan ganggang kering. Liverbird BUKANLAH Heron Bird (burung bango/ bangau). Jadi jika ada fans tim lawan yang menghina LFC sebagai tim burung bango/ bangau, maka jelaskanlah: A LIVERBIRD IS NOT A HERON BIRD!
YNWA!


