Pagi ini aku terbangun, aku terbangun dengan mata yang masih lengket dikarenakan semalam air mata ini terlalu banyak yang bercucuran.
Aku terbangun dengan sendirinya, entah mengapa.
Aku terbangun dengan posisi memeluk stitch, dan memeggang sebuah frame disebelah kanan tanganku.
Aku mencoba untuk mengingat apa yang aku mimpikan semalam.
Lalu aku pandang foto itu, aku mengingat semua kenangan yang terjadi dihari itu.
Iya itu fotoku dengan dia, foto yang diambil saat kami menonton Soulnation.
Lalu aku menaruhnya disampingku, aku membalikan badankku ke arah kanan.
Aku melihat ke arah kaca.
Ah... Tertempel disana fotoku pertama kali aku bawa dia ke my another family, lalu sebelahnya fotoku dengannya pertama kali kamu photobox, lalu foto kami buka puasa bersama dengan my another family, dan lalu foto didepan rumahku.
Ah.. Rasanya ingin tersenyum melihat begitu banyak kenangan yg ada.
Lalu aku kembali menaruh badanku dengan rilex, aku pejamkan mataku.
Tanpa aku sadari aku teringat semua kata-kata orang-orang semalam.
Semalam, aku sulit sekali untuk tidur.
Karena aku mengetahui suatu hal yang paling aku takuti dari dulu.
Meskipun lo sama Pii udah gitu kita masih sahabat kok yaa bukan di piinya - Tyo
Saking kita sayang sama orang tersebut kita ngasih semua yang kita punya dan bermimpi kalo kita bakal sama dia selamnyakan? So stop being stupid, ketawa aja sama kebodohan lo yang dulu. Karena cuman itukan yang bisa kita lakuin? Lo katain diri lo bego tolol emang itukan diri lo. jadi buat apa disesalin? Itu kemauan kita, pilihan kita, dan itu resiko yang harus kita tanggung. - Astari
Iya dia udah seneng lupa, yg udah nikah aja suami tajir dikit bisa lupa sama istri, gimana yg pacaran. - Putri
Walaupun gue temen deket dia dan gamau ikut campur urusan lo berdua tapi gue ama didit mirjah dipihak lo, soalnya gue tau gmn pii ke lo dulu - Harsya
Yaa gitulah kadang laki2 deeek, dia kadang akan nyari yang lebih bagus (bukan berarti yang lebih baik) ketika dia punya yag lebih bagus. Dan kamu bakal dapet cwo yg sikapnya sama kaya kamu ke dia, sementara dia bakal dapet cwe yg sifatnya kaya dia ke kamu. Hmmm dia itu gak punya kakak cewek yang care sm cewek2nyaa, aku sih ngerasa aja dia itu adekku jadi aku fine2 aja sama pacar2nya tapi yg nyambung drduluuu cmkamuu dek mana bisa sharing ttg kaa thoriq juga:( miris juga dengernyaa - kak ShintaMembaca bbm dari mereka semua membuat diriku sedih sendiri.
Rasanya sedih akan beberapa orang yang nantinya akan jarang sekali untuk berhubungan dengan mereka.
Salah satu yg paling sangat membuat aku sedih adalah aku tidak akan mendengar lelucon-lelucon Harsya lagi, atau celetukan-celetukan Mirza, atau jajan bareng sama Tyo dan ceng-cengin Didit! Atau saling berbagi cerita sama Kak Shinta.
Rasanya masih banyak sekali hal yang belom dilakukan.
Mungkin kalian berpikir, kan cuma putus bukan berarti gak bisa kaya gitu lagikan.
Ah aku sudah digantikan:)
Hal lain yang membuatku sedih adalah dia mengejarku selama 3 bulan, dia mencoba mengajakku berlari bersama untuk menjadi partner.Lalu aku terima, kami berlari dari garis start, kami berlari berdampingan. Dari nol sampe sudah tidak tau sudah dimana kami berada, kami ujian bersama lulus bersama bahkan ujian lagi bersama, apapun dulu kami bersama. Iya, kami lari berdampingan mencari garis finish yang masih jauh disana.
Tapi, ditengah jalan dia berlari sendirian meninggalkan ku yang tidak dapat mengejarnya, bahkan aku melihatnya dia memilki partner yang lain.
Aku tidak tau apa dia lupa akan betapa aku mencintainya dari awal, aku suka dia meskipun dia bukan sosok yang dipuja-puja wanita, aku sayang sama dia yg selalu berkata jujur bila tidak memiliki apa-apa, aku cinta dia yg selalu mau menaiki mio birunya atau beat merahnya hanya untuk pergi jauh denganku.
Tidak lupa, aku berterima kasih buat mereka yang aku kenal karena dia.
Aku benar-benar sayang dengan kalian, thanks for your support to me {}
Harsya, Didit, Mirza, Hilman, Tyo, Bobby, Achiel, Manda, Isal, Danti, kak Shinta, dan semuanya yg gak mungkin gue sebut satu-satu.
Ah aku tidak bisa berkata apa-apa lagi, aku doakan mu yang terbaik.
Meskipun dalam doaku aku selipkan.
"Semoga suatu saat kamu sadar siapa yg sesungguhnya mencintai kamu."

No comments:
Post a Comment