
Jadi ceritanya beberapa hari ini gue lagi ga suka sama yang namanya 'tidur'.
Well, padahal hampir semua temen gue tau kalo gue itu kebo.
Tapi bener buat hampir seminggu ini gue lagi ga suka tidur.
Mau gue tidur malem bahkan tidur sore.
Padahal dulu gue suka bgt.
I've a bad dream in a weeks.
And it's always same. Same dream, same story, same people.
It's not like a horror dream, or there's monster who want try to eat me.
No.
The dream is...
I dreaming about my boyfriend.
Ok, it's not a beautiful dream, like I say. IT'S A REALLY BAD DREAM.
Not bad dream actually, it's a sad dream...
In a few months from now, we'll in a long distance relationship.
Right, Jakarta - Solo or Jakarta - Jogjakarta.
And in a week, I just think about that.
How could I survive, if he far away.
Ga ada lagi yang bakal buat gue ketawa.
Ga ada lagi yang hanya sekadar melihat muka gue untuk membaca mood gue.
Ga ada lagi yang nemenin gue makan eskrim dipangkalan.
Ga ada lagi yang nemenin gue sendirian dirumah.
Ga ada lagi yang namanya rebutan Ipod buat main.
Ga ada lagi yang namanya ribut gara-gara bola.
Ga ada lagi yang namanya monthversary bareng.
Ga ada lagi yang namanya ngebolang naik motor.
Bahkan ga ada lagi yang suaranya cempreng cuman buat gue kesel doang.
Gue tau kok, gue ketemu dia paling kalo liburan panjang.
Paling banter setengah tahun sekali, buruknya adalah gue cuma ketemu setahun sekali...
:'(
Sampai pada akhirnya itu jadi beban gue, gue selalu mikirin hal itu.
Sampe akhirnya kebawa mimpi.
Mimpinya selalu sama.
Ok, I'll tell about the sad dream.
Pii ke solo, gue disini.
Awalnya 3 bulan pertama, masih sama.
Dia masih sering ngehubungin gue, nelfon gue, skype.
Gue masih bisa ketawa.
Setengah tahun kemudian.
Dia ga ada kabar, ngabarin 3 hari sekali, bahkan seminggu sekali.
Nelfon engga, skype engga. Dengan alasan dia sibuk sama kuliahnya.
Bahkan dia ga pulang-pulang.
Disitu gue ga bisa berbuat apa2.
Gue cuman bisa diem... Nangis..
Ga ada hal yang lain gue lakuin.
Pingin kesana ga boleh sama Mama Papa.
Setahun kemudian..
Gue tau dia bener2 berubah total.
Ga ada kabar.
Dan yeah. He have a new girlfriend......
Mau mati gak mimpi kaya gitu?
Setiap hari?
Setiap bangun pasti mata gue basah.
Ternyata gue nangis beneran.
Ternyata gue nangis beneran.
So, akhirnya?
Cuma berakhir dia jujur dia blg dia ga bisa ldr.
And then, he leave me alone.
Kalopun itu terjadi..
Satu yang gue tau dan bakal gue lakuin.

You'll still the one for me.
Whenever, whatever, for you. I'll wait.
Because you promise you'll marry me someday.
That's right, pi?
Will you?
Don't make me hopeless about your commitment.
I'll try to hold on this relationship.
Because I-l-o-v-e-y-o-u.......
:'(

No comments:
Post a Comment